Mengenai Saya
- Ikhwan Opik
- Ijhad, wa laa taksal, wa laa taku goofilan, fanadaamatul 'uqbaa liman yatakaasal...
05 Agustus 2009
kabar mengkhawatirkan episode II
Berhati-hatilah untuk Negara Indonesia bahkan Dunia, karena telah bertahun-tahun lamanya tanpa di dasari oleh kita, Negara tercinta ini telah disusupi freemansory, apakah freemansory itu?
Freemasonry adalah sebuah kelompok sangat eksklusif yang telah berkiprah selama ribuan tahun, yang kini sepenuhnya di bawah kendali Kaum Yahudi penganut Kitab Talmud (Talmudian Jewish) yang mem-binatang-kan kaum selain keturunan ras Yahudi, mereka menyebut Goyim atau Gentile bagi manusia bukan keturunan ras Yahudi. (kutipan dari Artikel Opus Supremus, Upaya penyusupan Freemansory ke Indonesia, artikel ini entah telah di bukukan atau belum, karena sepengetahuan saya, tahun lalu artikel ini saya dapatkan ketika akan di bukukan untuk pertama kalinya dan secara sembunyi, dengan kata lain Artikel ini merupakan Artikel yang berbahaya dan amat dirahasiakan oleh kaum yahudi).
Berdasarkan kata “yang membinatang-kan kaum selain keturunan ras yahudi” dari pengertian freemansory di atas, kita bisa ambil kesimpulan bahwa kelompok freemansory bertugas selama bertahun-tahun untuk merendahkan derajat siapapun golongan yang bukan keturunan ras yahudi, khususnya umat islam yang menjadi target utama mereka, bahkan lebih kasar lagi mereka ingin melenyapkan apa-apa yang ada hubungannya dengan islam dari dunia ini. Tapi perlu di ingat bahwa yang akan mereka jadikan binatang adalah “kaum selain keturunan ras yahudi”, dengan kata lain kaum kristiani, budha, hindu atau apapun yang tak ada kaitannya dengan Yahudi, akan mereka jadikan BINATANG. Dalam artikel Illuminati Rebel Issues Dire Warning, Battle Cry disebutkan bahwa freemasonry merupakan penyembah setan, pelaku black magic dan para penipu, dalam melaksanakan pemerintahannya mereka selalu dibantu dengan sorcery dan black magic .. serta kekuatan setan lainnya … Mereka belajar ilmu setan ini dari Guru-gurunya di Roma yang didapatkannya dari Yunani, Mesir, Sumeria … yang tidak pernah berhenti melakukan penipuan terus menerus terhadap umat manusia.
Pada tahun baru 2007, Leo Zagami, 36 tahun, menyampaikan pesan yang sangat penting untuk kita semua:
Leo Zagami, ialah mantan anggota the Comitato Esecutivo Massonico - Masonic Executive Committee (MEC) of Monte Carlo, sebelum hengkang dari MEC adalah asli orang dalam, sebagai anggota Freemasonry tingkat 33, dan sebagai salah seorang pimpinan dalam kelompok Loji setan P2 (Propaganda 2) Freemasonry. Dia adalah seorang “pangeran” yang dipersiapkan untuk mengambil alih pimpinan Illuminati dari “raja” Licio Gelli yang sudah tua
Dalam artikel tersebut dikatakan:
Point penting selanjutnya, mohon perhatikan ya!
(Komentar saya: pantaslah orang islam memberi julukan G.W. Bush dengan laknatullah ‘alaih)
Lebih jelasnya, lihat artikel di blog saya paling bawah ini (illuminati rebel issues)
lihat juga artikel upaya penyusupan freemasonry di bawahnya.
04 Agustus 2009
kabar mengkhawatirkan!
Yahudi/Negara Israel yg sering kita dengar sebagai mesin pembunuh bagi Negara-negara islam khususnya palestina, dan mungkin kita pun sering dengar dari siaran televisi tentang berbagai kutukan dari Negara-negara dunia khususnya Negara Arab, itu semua membuat kita pun ingin ikut mengutuk mereka, bener kan??
Tapi.. ada lagi kabar dahsyat yang lebih menyeramkan seputar Yahudi yang harus kita waspadai.. dan kalo perlu kita sebarluaskan ke seantero dunia, mau lewat facebook temen kee, blog para pengusaha kee, ato lewat apa aja lah yg penting harus kita sebarluaskan! Bukan apa-apa brow.. masalah kaya gini harus di ketahui semua orang, khususnya teman-teman kita yg mungkin sudah terbiasa hidup dengan hal-hal yang berbau trend masa kini, karena ternyata eh ternyata (mau nyanyi lagu dangdut buu..) trend masa kini yang sering kita liat merupakan akal busuk Yahudi tuk menghancurkan islam agama kita tercinta, bahkan yahudi bukan hanya ingin menaklukan islam tapi juga ingin menggenggam DUNIA!
Tunggu keterangan selanjutnya di episode yang akan datang..!
Ingin menikmati islam lebih terasa?

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu” (QS Al Maidah: 3).
Hari itu adalah hari pertama Ali Thanthawi (alm) mengajar di sekolah menengah umum. Beliau adalah guru agama yang ditugaskan di situ. Begitu beliau sampai di depan kelas, siswa-siswi langsung gaduh, ribut tidak karuan. Beliaupun heran, tadinya anak-anak baik-baik saja, kok sekarang ribut? Ada apa?
Beliau bertanya kepada mereka, “Kenapa begitu saya datang kalian ribut?” Mereka menjawab, “Sebab sekarang adalah jam pelajaran agama, pelajaran santai dan asal-asalan atau asal ada!”
Itulah gambaran pengalaman Syekh Ali Thanthawi (alm) sewaktu beliau menjadi guru agama Islam di sebuah sekolah di salah satu Negara Timur Tengah. Pengalaman ini menggambarkan bahwa agama Islam sudah sedemikian parah dipahami dan dimengerti oleh para anak didik, sampai-sampai mata pelajaran agama dan jamnya dijadikan sebagai saat untuk santai, gaduh dan ribut yang sama sekali tidak ada konsentrasi. Itu dulu.
Sekarang, Amerika sedang memelopori gerakan perang melawan terorisme. Dan salah satu proyeknya adalah mengganti kurikulum pendidikan agama Islam dengan konsepsi dan pemahaman yang diinginkan Amerika. Proyek penggantian kurikulum ini terus digalakkan, termasuk di Negara-negara Timur Tengah. Dan jika proyek ini berhasil dan sukses, bisa kita bayangkan akan seperti apakah pemahaman masyarakat terhadap Islam nantinya?
Pada suatu hari, Syekh Ali Thanthawi (alm) bertanya kepada para muridnya, “Mungkinkah kita menjelaskan tentang Islam dalam tempo satu jam kepada orang-orang yang belum memahami Islam?” Para murid menjawab, “Tidak mungkin, bagaimana kita mungkin menjelaskan apa itu Islam hanya dalam tempo satu jam kepada seseorang yang sama sekali belum mengerti tentang Islam.”
Syekh Ali Thanthawi (alm) menjawab, “Tetapi, Rasulullah Saw. dahulu mampu menjelaskan tentang Islam hanya dalam beberapa kalimat saja, dan seorang badui yang untuk pertama kali mendengarnya, langsung bisa memahaminya dan bahkan mampu menjelaskannya kembali kepada kaumnya. Padahal yang namanya orang badui itu adalah seseorang yang hidupnya nomaden, berpindah-pindah dari satu kawasan ke kawasan lain, sesuai dengan wilayah hujan dan rumput. Mereka tidak mengenal budaya perkampungan, perkotaan, apalagi peradaban, termasuk juga mereka tidak mengenal agama. Yang mereka kuasai hanyalah logika yang sederhana saja.”
Kalau begitu, marilah kita sekarang mencoba mengerti dan memahami Islam dalam tempo yang singkat, namun padat dan jelas, insya Allah. Semoga Allah Swt. memberikan taufiq dan hidayah-Nya kepada kita semua, amin
Pada hari Jum'at, tanggal 09 Dzul Hijjah tahun 10 H, Rasulullah Saw. dan para sahabatnya sedang berkumpul di Arafah, sebuah tempat dekat kota Makkah di Semenanjung Arabia. Mereka sedang menjalani sebuah ritual yang dikenal dengan nama wukuf. Saat mereka sedang wukuf itulah Allah Swt. menurunkan keterangan tentang agama yang dibawa oleh utusan-Nya yang terakhir. Keterangan itu (dan selanjutnya kita sebut Firman) berbunyi,
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ اْلإِسْلاَمَ دِينًا
“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni`mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu” (QS Al-Maidah: 3).
Firman Allah Swt. menjelaskan kepada kita beberapa hal, yaitu,
1. Agama Islam ini adalah agama yang sempurna. Istilahnya kamil. Di dalam agama ini terdapat berbagai penjelasan dan jalan hidup dalam berbagai sisi kehidupan, baik kehidupan ritual, seremonial, pergaulan, sosial, ekonomi, politik, budaya, keamanan dan sisi-sisi kehidupan lainnya. Tidak ada satu pun sisi kehidupan kecuali agama ini menjelaskan mana yang baik dan membawa manfaat dan mana yang buruk yang mendatangkan mara bahaya.
2. Agama Islam ini adalah kenikmatan yang Allah Swt. berikan kepada kita secara lengkap. Istilahnya tamam. Terkait dengan Islam adalah nikmat, Rasulullah Saw. mengajarkan kepada kita agar selesai makan, atau minum, kita mengucapkan doa, “Al-hamdulillah al-ladzii ath'amana wa saqana waja'alana Muslimin” (segala puji milik Allah Swt. yang telah memberikan makan dan minum kepada kami, dan menjadikan kami orang-orang Islam). Dalam doa yang diajarkan Rasulullah Saw. kepada kita ini ada satu hal yang menarik, yaitu Beliau Saw. merangkaikan kenikmatan makan dan minum dengan kenikmatan kita sebagai orang Islam. Hal ini menegaskan kepada kita bahwa agama Islam dan ber-Islam adalah sebuah kenikmatan.
Mungkin ada sebagian kita yang bertanya, “Kenapa selama ini kita kok tidak atau kurang begitu merasakan Islam sebagai kenikmatan?” Untuk menjawab pertanyaan ini, kita bisa melihat kasus tidak bisa merasakan nikmatanya makan dan minum, yang memang oleh Rasulullah Saw. dirangkaikan dengan kenikmatan Islam dan ber-Islam.
Paling tidak ada dua penyebab, kenapa kita tidak atau kurang merasakan nikmat Islam atau ber-Islam sebagaimana kita tidak atau kurang merasakan nikmat makanan dan minuman.
Pertama, mungkin karena lemahnya pemahaman kita terhadap Islam,. Karena ketidaktahuan kita, makanan yang sebenarnya lezat, nikmat dan bergizi, tidak mau kita konsumsi. Sepeti anak kecil, untuk mengkonsumsi makanan bergizi, kita harus menyuapinya, dan bahkan mengejar-ngejarnya. Setelah dia dewasa, dan paham, dialah yang gantian mengejar-ngejar kita untuk memenuhi permintaannya. Oleh karena itu, marilah kita tingkatkan pengetahuan, wawasan dan pemahaman kita terhadap agama kita, agar bisa merasakan nikmat Islam dan ber-Islam.
Kedua, atau mungkin karena adanya penyakit dalam diri kita, sariawan misalnya. Sehingga, makanan yang lezat dan enak itu menjadi tidak nikmat dan tidak lezat. Oleh karena itu, marilah kita bersihkan diri kita dari berbagai penyakit hati dan jiwa, agar kita bisa menikmati Islam dan ber-Islam.
3. Agama Islam adalah agama yang diterima dan diridhai Allah Swt. Istilahnya, agama yang mardhiy. Hal ini sejalan dengan firman Allah swt pada ayat lain dari Al Qur'an, yaitu,
إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ اْلإِسْلاَمُ
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah Swt. hanyalah Islam” (QS Ali Imran: 19).
Bahkan, pada ayat lain, Allah Swt. menjelaskan bahwa Dia tidak akan menerima agama selain Islam, dan siapa saja yang mengikuti selain Islam, di dunia amalnya tidak akan diterima dan di akhirat ia termasuk orang-orang yang merugi. Allah Swt., berfirman,
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ اْلإِسْلاَمِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي اْلآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi” (QS Al Maidah: 85)
Itulah satu sisi gambaran tentang Islam, dan masih banyak lagi gambaran-gambaran lainnya, baik yang ada dalam Al-Qur'an maupun yang ada dalam hadits Rasulullah Saw., ataupun dalam kehidupan para sahabat Nabi Saw., generasi yang pertama-tama menerapkan dan mempraktekkan Islam dan ber-Islam dalam kehidupan mereka, semoga Allah Swt. senantiasa memberikan bimbingan kepada kita untuk terus meningkatkan wawasan dan pemahaman kita, dan semoga kita tidak meninggal kecuali dalam keadaan muslim, amin.
Wallahu a’lam bishshawab.
02 Agustus 2009
ketika kita kecil...
kita di sekolahkan di sebuah madrasah atau pengajian di masjid terdekat...
kita banyak belajar tentang agama disana...
mungkin di antara kita ada yg pernah meraih piala sebagai juara 1 lomba Adzan...
atau mungkin lomba tilawatl Quran...
sampai2 ortu kita bangga kepada kita...
dan ortu sering bilang klo kita anak yg sholeh...
tapi ketika kita beranjak Sma lalu kuliah...
ber iringan dg waktu yg semakin berputar...
dengan lingkungan pergaulan di sekitar kita...
ternyata kita telah banyak berubah...
yg dulunya sering sholat... sekarang malah di gant dg nangkring bersama teman & sang pacar...
yg dulunya sering ngaji... sekarang di update lagi menjadi sering baca komik & majalah yg ktanya lg ngtrend di masa kini...
hanya karena kita sering di sindir oleh teman.. "Ah...gak gaul amat sih!"
Teman teman....
apakah kita rela mengganti semua yg pernah kita raih hanya karena perubahan trend masa kini..??
kemudian semua nya terhapus sudah sehingga hanya menjadi sebuah kenangan yg tak berharga & jarang di ingat kembali...
Hanya karena ingin dikatakan sebagai anak yg gaul & tidak ingin d jauhi oleh sobat2 nya...
Ah... tak ada kata terlambat tuk merubah semuanya seperti sedia kala...
hanya satu yg perlu kita camkan di otak kita...
cepat atau lambat, segala kenangan kita di dunia akan lenyap...
dan digantikan oleh kehidupan surga & neraka...
yg Abadi & tak kan pernah lenyap...
Pertanyaannya : kita akan masuk surga atau neraka??!
Fuih.... pertanyaan kya gtu bkin kita merinding ya...
khususnya saya yg bkin blog ini...
karena bukan berart saya yg banyak bicara ini lebih sholeh dari kalian...
Ah... alangkah indahnya klo kta sama-2 berubah...
sehingga kelak kita akan masuk surga sama2 pula... Amiiiiiin...! Mau??
